Sabtu, 02 Oktober 2010

HAMA KEONG MAS


                                                                                                                                                                           
Keong mas merupakan salah satu dari hama utama pada tanaman padi.Hama yang satu ini kerap membuat jengkel para petani,karena sering memakan batang padi yang muda bahkan padi yang baru ditanam bisa dilenyapkan dalam sekejap oleh keong mas, yang akhirnya mengakibatkan petani mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli benih baru untuk  melakukan penanaman ulang.Tetapi ALLAH menciptakan sesuatu di dunia ini bukan tiada manfaatnya,untuk mengimbangi daya perusaknya,keong mas ini dapat digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan pupuk cair hayati atau dalam bahasa kerennya MOL (Mikroorganisme Lokal). MOL yang dibuat dengan bahan dasar keong mas ini sering disebut dengan nama MOL Keong.

Untuk membuat mol keong ini,bahan-bahan yang diperlukan adalah sebagai berikut:
1. Wadah plastik yang dapat ditutup rapat,umumnya dipakai wadah plastik yang sering digunakan untuk menaruh krupuk.
2. 1 kilogram keong mas hidup.
3. 1/4 kilogram gula merah.
4. 1 butir buah berenuk yang tua.
5. 1 butir buah pepaya.
6. 10 liter air kelapa.
7.  1 Selang plastik sepanjang 30 cm, biasa digunakan selang untuk filter akuarium.
8. 1 potong lilin mainan anak-anak.
9. 1 botol cairan bayclin ukuran kecil.
10. 1 botol kosong bekas air mineral ukuran 600 ml.

buah berenuk

Tahap pertama:
- membuat tempat untuk fermentasi keong mas yang kemudian akan disebut dengan fermentor sederhana,dibuat dari wadah plastik yang dapat ditutup rapat,di mana pada bagian atasnya dibuat 1 lubang yang ukurannya sebesar selang plastik yang akan digunakan.Lalu  tutup botol air mineral juga dibuat lubang yang besarnya juga sesuai dengan ukuran selang plastik yang digunakan.Masukkan  selang plastik tersebut ke  dalam tutup wadah plastik yang akan digunakan dengan ketinggian kira-kira 5 cm dari tutup wadah plastik,sedangkan ujung selang yang satu dimasukkan ke dalam botol kosong yang terlebih dahulu diisi dengan bayclin sebanyak 1 botol. Penggunaan bayclin ini untuk menghindari kontaminasi atau cemaran dari luar, dapat diganti dengan air biasa. lalu pada lubang bagian yang luar yang digunakan untuk memasukkan selang ditutup rapat dengan lilin mainan anak-anak.

                   
                                                                                              
Tahap kedua:
1. Keong mas hidup dikeluarkan dari cangkangnya,kemudian  ditumbuk  hingga halus. jangan lupa bagian yang berwarna hijau yang merupakan empedu keong mas dan bagian belakangnya yang lunak agar dibuang. kemudian hasil tumbukan tersebut dicampur dengan gula merah,lalu diaduk hingga tercampur merata.
2. Hasil campuran tersebut  dimasukkan ke dalam fermentor. Setelah itu ditambahkan air kelapa ke dalamnya,kembali diaduk hingga tercampur merata.
3. Tahap berikutnya,dimasukkan buah berenuk ( berupa daging buahnya), kemudian dimasukkan buah pepaya yang sudah  dihancurkan atau diblender. kembali diaduk hingga tercampur merata.
4. Tutup wadah plastik yang berisi cairan tersebut  hingga rapat.
5. Kemudian didiamkan selama 2 minggu,proses ini disebut dengan proses fermentasi.
Setelah 2 minggu,MOL ini sudah siap digunakan.MOL yang sudah jadi,akan berwarna coklat kehitaman, dan baunya seperti bau tapai.Hanya perlu diingat, karena yang digunakan di sini, adalah mikroba,yang juga mempunyai siklus hidup, maka hasil fermentasi ini tidak dapat disimpan lama.Maksimal 2 minggu,karena umumnya hanya efektif dalam jangka waktu 1 bulan. Adanya penambahan pepaya di sini,untuk mempercepat pembentukan protein,karena kandungan enzim papain dalam buah pepaya, mampu merubah protein bahan organik menjadi protein secara alami.
                                                                                                                                                                 
Pemakaian:
- 1/2 liter mol dicampur dengan 14 liter air,kemudian diaduk hingga tercampur merata. Penyiraman MOL ini sebaiknya dilakukan pada sore hari,setelah matahari tidak terik lagi. Karena umumnya mikroba tidak tahan dengan sinar matahari. Dan penyemprotan tidak dilakukan pada saat akan turun hujan,karena akan mudah tercuci oleh air hujan.

Cangkang keong mas yang sudah tidak ada isinya lagi jangan dibuang,karena masih ada manfaatnya. Cangkang dijemur dengan sinar matahari selama 1 hari,kemudian cangkang tersebut ditumbuk sampai halus,hasil tumbukannya dapat ditaburkan langsung atau dapat pula menjadi bahan tambahan pada pembuatan kompos,karena cangkang mempunyai kandungan kalium yang dibutuhkan oleh tanaman.

Ketertarikan kami terhadap MOL keong ini,setelah membaca artikel  padi dalam karung yang bisa dibaca di http://clearwaste.blogspot.com/2008/08/padi-raksasa-dalam-karung.html ,apa yang ada di benak petani kalau melihat gambar ini? dan MOL yang digunakan adalah MOL keong.



                                                                                                                                                         
 Ada juga cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi serangan hama keong mas ini pada lahan yang tergenang. Lahan sawah dapat diberikan arang sekam,karena struktur arang sekam ini seperti butiran atau serpihan.Keong mas bergerak dengan cara merayap secara perlahan,jika berjalan pada tanah yang telah diberikan sekam,secara langsung arang sekam akan menyulitkan keong mas untuk menutup cangkangnya,dan jika keong mas tidak dapat lagi menutup cangkang,dengan sendirinya keong mas ini akan mati dengan sendirinya. Pemberian arang sekam juga baik bagi penyerapan sisa pestisida dan herbisida sehingga dapat mengurangi kadar pencemaran bahan-bahan kimia.

Dibalik segala keburukan keong mas ini,ada juga kegunaannya yang sangat berguna bagi petani. Sering digunakan batang yang ditancapkan ke tanah sawah sebagai perangkap keong mas. Nah dari sini dapat diramalkan cuaca yang akan datang,apabila keong mas menaruh telurnya pada ketinggian yang tidak jauh dari genangan air,berarti kurangnya curah hujan,tetapi bila telur keong mas ini diletakkan pada ketinggian yang jauh dari genangan air berarti curah hujan akan cukup tinggi.

Keong mas sendiri  dapat dijadikan konsumsi, karena proteinnya yang tinggi,tapi jangan lupa membuang empedunya, yang sering membuat orang keracunan.Dugaan kami ,empedu ini menyimpan racun kimia yang diserap dari dalam tanah.mungkin di masa yang akan datang, akan ada penelitian yang mendetil tentang keong mas ini,karena mungkin ada enzim tertentu dari keong mas ini yang dapat memisahkan racun pestisida kimia dalam tanah melalui sistem pencernaannya. Dan juga dari yang kami baca, ada literatur yang menjelaskan bahwa keong mas dapat juga dijadikan bahan dasar pembuatan kecap.

Dengan adanya pemanfaatan hama keong ini,diharapkan dapat memaksimalkan hasil panen dan membangkitkan kemandirian petani. Mudah-mudahan informasi ini dapat bermanfaat bagi petani Karawang.


                                 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar